Total Pageviews

Sunday, February 23, 2014

"Indonesian Street City" Impian Nyata Anak Batu Licin Kijang

Sebuah Projek "Masterpiece" Kawasan Pariwisata baru di Bintan diresmikan peletakan batu pertamanya (ground Breaking) di kawasan Batu Licin Kijang Bintan Kepulauan Riau, Projek yang akan membangun sebuah kawasan terpadu dengan luar lebih kurang 200 Ha pada tahap pertama, yang di dalamnya akan terdapat Hotel berbintang lima, Villa, Appartemen, Mall, Gedung Perkantoran, Ruang Konvensi, Rumah sakit bertaraf internasional, sekolah internasional dan kawasan Bisnis. Kawasan yang akan menjadi kebanggaan baru bagi Kabupaten Bintan ini merupakan sebuah gagasan seorang "nelayan" dulunya Sani Sukardi ialah orangnya, beliau merupakan putra asli desa Batu Licin, setelah berpuluh puluh tahun hidup di negeri Cina. Semangat untuk membangun Kampung nya menjadi sebuah kekuatannya untuk membangun kawasan di bawah bendera PT. Sun Resort. SUN resort ini memiliki arti (S = Sukardi U = United dan N = Nation lebih kurang Tekad Sukardi dalam membangun dan mempersatukan Negeri.)

Dalam sambutannya Sani Sukardi menyampaikan hajatan besarnya ini berawal dari kegelisahannya melihat perkembangan daerah dimana ia dilahirkan, kemudian dengan berbekal jaringan relasi dan modal yang ia miliki ia berani mengambil tantangan walau sebagaian orang menyampaikan ke beliau "mengapa mencari masalah ?" begitulah ia berpidato dihadapan para undangan yang di sambut riuh tawa Bupati Bintan dan  para undangan lainnya pada peresmian acara  peletakan Batu pertama (Ground Breakning) Indonesian Street City, dalam kesempatan itu beliau juga memberikan secara simbolis Sembako kepada perwakilan masyarakat setempat. 


Tepat pukul 10.20 peletakan Batu pertama di lakukan oleh Bupati Bintan H. Anshar Ahmad, Sani Sukardi, Perwakilan dari Kementrian Perekonomian, dengan iringan sirine dan atraksi dan tabuhan gendang Barongsai. 

Bupati Bintan Ansar Ahmad menyampaikan Sambutan
Bupati Bintan Ansar Ahmad dalam sambutannya menyampaikan komitmen pemerintah Daerah yang terus bekerja keras untuk meningkatkan investasi di Bintan dari yang sudah ada seperti Kawasan Lobam, Lagoi, Trikora dan Batu Licin. Beliau mengakui bahwa kawasan Batu Licin tersebut belum masuk dalam kawasan FTZ dan
akan berupaya terus untuk memperjuangkan kawasan tersebut menjadi kawasan FTZ agar kedepannya tidak mempersulit mekanisme kerja dengan kawasan FTZ yang secara enclave di Bintan. Beliau juga berharap kepada masayarakat setempat untuk terus memberikan dukungan dan menjaga kawasan ini dari segara perbuatan yang dapat mengganggu kenyamanan berinvestasi. 

Setelah itu acara dilanjutkan dengan presentasi dan penjelasan tentang projek Indonesian Street City tahap pertama luas kawasan pembangunan lebih kurang 200 Ha. yang di saksikan oleh Bupati Bintan dan para undangan lainnya. 

Masterplan Indonesian Street City Batu Licin Kijang Bintan
  
Perwakilan Sun Resort memperkenalkan Projek Indonesian Street City
Bupati Bintan Ansar Ahmad menyaksikan salah satu Maket  Indonesian Street City

Semoga Projek ini akan berjalan lancar dan menjadikan ianya sebagai motor penggerak ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya ..


Salam Wisata 
Sapril Sembiring


Tuesday, February 18, 2014

Kepulauan Riau Negeri Tujuan Berinvestasi

Call Me 
Sapril Sembiring 
The Captain for your Right Investment ...

Kepulauan Riau negeri yang dianugerahi sumber daya alam yang melimpah dan secara geograpis berdampingan dengan negara berkembang seperti Malaysia, Singapura, Thailand yang memiliki banyak potensi dan peluang pengembangan Investasi. Provinsi yang satu satunya di Indoensia memiliki Undang Undang Khusus KEKI (Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia) yang dalam bahasa Inggrisnya di sebut Free Trade Zone (FTZ) kawasa ini meliputi Batam, Bintan (Tanjungpinang)  dan Karimun.

4 Daerah setingkat Kabupaten Kota tersebut memiliki lembaga yang di bentuk untuk mempromosikan Kawasan FTZ tersebut yang disebut dengan BP Kawasan. 

Informasi dan Jaringan yang kami miliki kami di tambah rutinitas kami mengunjungi Natuna, Kepulauan Anambas dan Kabupaten Lingga kami menulis blog ini untuk menyajikan berbagai informasi tentang peluang investasi di daerah tersebut khususnya Pariwisata 

Ingin Berinvestasi di Kepulauan Riau ??? Kami siap membantu Khususnya Investasi Pariwisata

Investasi di Natuna 
Mereka meberikan julukan sebagai "Mutiara di ujung Utara" itulah nama yang sangat tepat untuk wilayah ini Pulau Pulau dengan pantai pasir putih dengan karang karang laut yang membentang menjadi Natuna sebagai daerah yang memiliki peluang untuk pengembangan investasi Pariwisata.
Potensi Investasi :

  • Resort (Private island)
  • Cruise dan Yachting 
  • Marina 
  • Snoerkling dan Diving 
  • Hiking 
  • Floating Hotel 













Investasi di Kepulauan Anambas 
Negeri yang memiliki Keindahan Alam Bahari, Pesona Pantai dan air laut nya yang bening serta karang karang laut yang indah menjadikan Anambas sebagai pilihan dengan julukan Pulau Pulau Tereksotik di Asia oleh CNN.
Potensi :
  • Resort di Tepi Pantai 
  • Private Island dengan tema alami 
  • Cruise 
  • Diving dan Snoerkling  
  • Agro Tourism 
  • Wind / Kite Surfing 





Investasi di Kabupaten Lingga 
Negeri yang di beri julukan "Bunda Tanah Melayu " ini memiliki banyak peninggalan sejarah Kerajaan Melayu Riau Lingga, Situs situs yang terbentang di Pulau Lingga ini menunjukan bahwa memang Negeri ini sepatutnya menggelar dirinya Bunda Tanah Melayu. Disamping memiliki peninggalan sejarah Lingga juga memiliki Pulau Pulau yang terbentang di perairan laut yang bening, hasil laut yang berlimpah dan Pulau Pulau dengan karakter berpasir putih menjadikan tempat ini elok sebagai destinasi wisata masa depan. 





Informasi Detail dan lanjutan Berkaitan Hubungi Kami 

Monday, February 17, 2014

Menjunjung Marwah Sungai Carang yang dahulu "Riuh"

Pasca penyelenggaraan Festival Sungai Carang Desember 2013 yang di taja oleh Batam Pos Group dan di dukung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Tanjungpinang, Sungai Carang ini kembali menjadi ingatan bagi masyarakat Kepulauan Riau baik yang berdomisili di Kepri sendiri maupun di daerah lain. Ingatan sebuah sejarah yang menjadikan tonggak kebangkitan daerah ini dimana di sekitar Sungai Carang ini lah di bangun sebuah Bandar (Kota) Baru atas perintah Sultan Johor yang mengutus Laksamana Tun Abdul Jamil untuk membuat Bandar yang akhirnya berkembang menjadi sebuah pusat perdagangan. Hilir mudik kapal kapal dagang yang singgah dari berbagai belahan dunia untuk bertransaksi dagang di daerah ini menjadikan peran sungai carang yang tersembunyi rapi menjadikan lokasi ini aman dari berbagai serangan perompak dan lanun. Tapak Sejarah yang terbina masih bisa di lihat dan di saksikan di sekitar Sungai Carang ini seperti : Situs Sejarah Kota Rebah, Istana Kota Piring dan Hulu Riau dengan makam makam para petinggi kerajaan Riau Lingga Johor dan Pahar. 

Keindahan kawasan ini diperindah dengan di bangunnya sebuah jembatan terusan dengan bentuk nya yang khas dan kokoh berdiri sehingga mempermudah setiap orang untuk mengakses kawasan ini, kendaraan bermotor atau bersepeda bisa di jangkau dengan mudah dengan kondisi jalan raya yang mulus. 

Berwisata dengan menelusuri Sungai Carang ini menjadi sebuah hajatan sebagai upaya mendedahkan sejarah bagi khalayak ramai dengan menggabungkannya dengan aktifitas wisata dengan menggunakan kapal, sehingga para peserta wisata ini akan menikmati kemegahan sejarah dahulu dengan balutan hutan hutan bakau yang menghijau dan pemandangan sisi kota Tanjungpinang dari Laut dengan berbagai aktivitas masyarakat lokal yang hidup di kawasan bantaran Sungai. 

Perjalanan Wisata ini akan bermula di bawah jembatan Raja Hamidah (Engku Putri) namanya di sebuah dermaga peserta akan menaiki kapal yang sudah di sediakan, kemudian kapal akan berjalan menyusuri ke hilir sungai. Pada perjalanannya peserta wisata Sungai Carang ini akan dapat melihat situs Sejarah Kota Rebah dan kawasan Hutan Bakau, Aktivitas Pelabuhan Barang, Situs Sejarah Benteng Pulau Bayan, Pemandu wisata akan memberikan informasi dan panduan berkaitan dengan tapak tapak sejarah yang di lalui.

Setelah melalui alur Sungai Carang menuju Muara di hilir Sungai Peserta akan di ajak Singgah menuju sebuah Pulau yang dahulu di kenal para pelaut "Pulau Air Tawar". Di Pulau ini Peserta akan dapat melihat banyak situs Situs Sejarah bisa di lihat di http://saprilemkatourssembiring.blogspot.com/2013/01/butiran-permata-di-pulau-indera-sakti.html

Setelah lelah mengunjungi berbagai Objek dan daya tarik Wisata di Pulau ini peserta akan menikmati kuliner khas lokal dengan sajian Makan Melayu Beridang http://saprilemkatourssembiring.blogspot.com/2014/02/sensasi-kuliner-melayu-beridang-di.html
sile di cube ... 

Thursday, February 13, 2014

Sensasi Kuliner Melayu "Beridang" di Pulau Penyengat

Pulau Penyengat yang populer dengan berbagai peninggalan sejarah Kerajaan Riau Lingga juga menyimpan kuliner kuliner lezat yang bisa di santap sebagai bagian untuk melengkapi perjalanan wisata Anda ke Pulau ini. Kuliner Kuliner ini di sajikan dengan cara kearifan lokal yang masyarakat setempat memberi gelar "Makan Beridang" atau makan di lantai dengan beralaskan tikar dan "seprah" kain yang di bentangkan di hadapan para tetamu yang diatasnya akan di hidangkan sajian santapan kuliner lokal. 

"Makan Beridang" ini masih di gunakan masyarakat khususnya Pulau Penyengat pada acara acara tertentu dengan mengundang masyarakat sekitar pada acara misalnya doa bersama, meminang, syukuran dan acara acara lainnya. 

Tradisi ini yang ingin kami coba pertahankan sebagai sebuah keunikan dan daya tarik lain di Pulau yang juga dikenal dengan "Pulau Mas Kawin" ini. sajian makan Beridang kami kemas di sebuah pondok yang kami beri nama Pondok Wisata Selesa ( http://pondokwisataselesa.blogspot.com/ ) yang lokasinya bersebelahan dengan Makam Engku Putri (Raja Hamidah). Kegiatan ini sudah berlangsung lebih kurang 1 (satu) tahun yang sudah di lakukan oleh berbagai group wisatawan yang datang baik itu dari manca negara dan juga nusantara seperti : Pekan Baru, Makasar, Samarinda, Jakarta dan banyak lagi. Makan dengan cara ini di sambut baik banyak tamu dengan kesan tradisional dengan cita rasa asli masakan masyarakat tempatan menjadi perjalanan wisata lebih berkesan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Penyengat ini.





Menu Menu yang di sajikan pilihan :
  1. Ayam Kormak 
  2. Ikan Asam Pedas 
  3. Sotong (Cumi) masak Hitam 
  4. Gonggong 
  5. Daun Ubi Rebus 
  6. Ikan Bakar 
  7. Padzri Nenas 
  8. Nasi Putih 
  9. Nasi Dagang 
  10. Nasi Minyak
  11. Nasi Lemak 
  12. dan masih banyak lagi menu yang bisa di sajikan 




Kue Kue Melayu Lokal juga bisa di sajikan seperti :

  1. Kole Kole 
  2. Epok Epok 
  3. Tepung Gomak 
  4. Lakse Goreng 
  5. Putu Mayang 
  6. Roti Kirai 
  7. Roti Goreng 




Untuk Informasi dan Pemesanan :
Sapril Sembiring :
Mobile : +62 812 619 7586 
BBM : 7491 A 831

EMKA Tours : 0771 700 5200


Kami Nanti kedatangan Anda di Pondok Wisata Selesa 

Pulau Penyengat 

Thursday, June 13, 2013

5 Hari 4 Malam Wisata Petualang ke Kepulauan Anambas



Paket Wisata Ke Kepulauan Anambas selama 5 Hari 4 Malam

Hari 1
Berkumpul di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang pada pukul 06.00 BBWI. persiapan untuk boarding Ferry. Menuju Pulau Jemaja dengan jarak tempuh 7 jam. Makan Siang on Board (meal Box). 
Tiba di Letung kemudian menuju Penginapan. Istirahat dan Free Program 
Peserta dapat jalan jalan sore di sekitar Kota Letung (Human Interest dan Sunset Hunting untuk Photographers) 
Makan Malam di Warung diatas air laut dengan pemandangan Sunset 
Istirahat 

Hari 2 
Setelah Sarapan Pagi kemudian peserta bersiap siap untuk Islands Tour (Snoerkling di Pulau sekitar Pulau Pulau Jemaja.Makan siang di Pulau dengan meal Box. 
Sore Hari mengunjungi Pantai Padang Melang untuk menikmati keindahan Pantai dengan panjang 7 Kilometer. Makan Malam BBQ di pantai Padang Melang 

Hari 3 
Setelah Sarapan pagi kemudian peserta dengan sepeda Motor menuju  Air terjun Ulu Maras menikmati dinginnya air terjun dari pegunungan. Didalam perjalanan menuju lokasi peserta dapat menikmati keindahan pemandangan pertanian masyarakat sekitar. 
Kembali ke Penginapan dan persiapan untuk Makan Siang, check out Menuju Tarempa dengan Ferry 

Hari 4 
Sarapan pagi, island tour mengunjung Air terjun temurun (air terjun 7 Tingkat). Pantai Penjalin, Makan siang Meal Box. kembali ke Hotel dan Makan Malam 

Hari 5 
Setelah Sarapan pagi peserta chect out kemudian menuju Pelabuhan dan dengan Ferry kembali menuju Kota Tanjungpinang. makan Siang on Board Meal Box 
Tiba di Tanjungpinang 

Tour Selesai 

Harga Paket Rp. 3.000.000 / orang  

Termasuk : 
  • Ferry Tanjungpinang - Anambas PP 
  • Hotel /berdua 
  • Makan 3 x sehari 
  • Guide 
  • lokal transport 
  • Snorkeling 
Perjalanan ke Anambas asik dan penuh dengan tantangan, fasilitas dan sarana di daerah ini masih terbatas. disarankan menggunakan "back packer" untuk memudahkan perjalanan. 

* Syarat dan ketentuan berlaku 


Tanggal Berangkat 09 April 2014 
Berangkat Pukul 07.00 dari Tanjungpinang 

Photo Photo On Trip 


Interior Ferry 
Interior Ferry 
Bise Pesen di Ferry
Santai di Depan Kamar Penginapan 
Pemandangan Petang Hari di Depan Kamar Penginapan 
Penginapan 
BBQ di Pantai Padang Melang 
Suasana Makan Siang di Pantai Padang Melang 
Pantai Padang Melang 
Pantai Padang Melang 
Air Terjun 
Mandi di Air dari Pegunungan ...Segeeerrr

Sun Set di Depan Penginapan


Add caption
Air Terjun Temburun (7 Tingkat)

Makan Siang 
Pantai Penjalin